Pemerintah Desa Pancur Jaya Gelar Penyuluhan Hukum Dan Bahaya Narkoba Bagi Masyarakat

Pemerintah Desa Pancur Jaya Gelar Penyuluhan Hukum Dan Bahaya Narkoba Bagi Masyarakat

Foto Bersama Acara Penyuluhan Produk Hukum Dan Bahaya Narkoba Bersama Masyarakat Desa Pancur Jaya Di Balai Pertemuan Desa


Website Resmi Desa Pancur Jaya, Penyuluhan produk hukum dan bahaya narkoba bagi masyarakat desa pancur jaya tahun 2018 digelar di balai pertemuan desa pancur jaya, sabtu (12/05/2018) pagi.

Acara dihadir oleh bapak camat rupat Hanafi,S.Pi M.Si  Kepala desa pancur jaya Hasan Basri ST, Kapolsek Rupat Masrial,S.Sos sebagai nara sumber, BabinKantibmas desa pancur jaya Indrasyah, Ketua BPD M.Nurzan, Pendamping P3MD pancur jaya Jamil, S.Pd.i, Perangkat desa, Tokoh masyarakat, tokoh wanita, tokoh agama dan masyarakat desa pancur jaya.

Kades pancur jaya sebelumnya mengungkapkan “ Digelarnya penyuluhan ini agar kami dari masyarakat desa pancur jaya bisa lebih mengerti tentang hukum, penebangan hutan, pembakaran lahan, serta bahaya narkoba bagi para remaja”. Jelas Hasan Basri.

Penyuluhan ini resmi dibuka langsung oleh bapak camat rupat, yang dalam pembukaannya mengungkapkan “ Acara penyuluhan yang diselenggarakan oleh kades pancur jaya ini sangat bagus sekali, ini merupakan pencegahan awal kita sebagai masyarakat dan orang tua berhubung maraknya kejahatan dan kenakalan remaja yang menggunakan narkoba pada saaat ini. Ungkap Hanafi

Untuk masalah Hukum, Norma sosial berkaitan erat dengan adat yang dibagi dari berbagai macam suku yang disetujui oleh negara, setiap suku itu memiliki beberapa adat yang harus dipatuhi oleh sukunya dan harus dihormati dari suku lain, sedangkan Norma hukum yang dibuat oleh negara itu berlaku untuk semua warga negara, yang wajib untuk kita patuhi, Ujar camat rupat

“Diciptakan norma hukum ini adalah agar kita bisa hidup rukun, aman, tentram, dan kehidupan masyarakat tidak kacau-balau”.tegasnya.

“Kita bersyukur karena desa pancur jaya ini selama pemerintahan desa yang dipimpin oleh bapak Hasan Basri ini selalu aman dan tidak ada masalah besar terkait narkoba maupun pembakaran lahan  yang berkaitan dengan Hukum seperti desa-desa lain”. Tambah camat rupat.

Selaku nara sumber Bapak Masrial,S.Sos Kapolsek rupat mengucapkan “ Ribuan terima kasih kepada kades pancur jaya bersama masyarakat yang telah mengundang saya dalam mengikuti acara ini untuk memberikan informasi kepada warga agar bisa lebih mengerti hukum dan bisa mendekatkan diri serta bisa lebih saling mengenal. Pungkas Masrial.

Masrial Mengatakan “ Demi menjaga keamanan masuknya paham radikalisme di desa kita saya harap kepada seluruh ketua RT maupun RW untuk mendata 1x24 jam setiap pendatang yang masuk, ucap Kapolsek rupat.

Masrial kapolsek rupat juga menghimbau kepada kepala desa, RT, RW untuk saling mengingatkan kepada seluruh masyarakat “Bagi yang ingin membuka lahan perkebunan sawit, karet atau lain sebaginya janganlah sampai membakar lahannya, karena jika tidak kemana lagi kita akan pergi sedangkan di negara lain juga mendapatkan dampak jerebu asap dari pembakaran kita. Ujar Masrial selaku Kapolsek kecamatan rupat.

selain itu Kapolsek rupat juga menjelaskan tentang hukum dan denda sanksi bagi pembakaran lahan perkebunan, penebangan hutan lindung serta  terkait masalah narkoba beliau juga menegaskan “ Jika ada warga saya yang mendapat masalah KDRT maupun perkelahian saya akan bantu untuk menyelesaikan, tapi jika ada yang tertangkap terkait masalah narkoba saya tidak akan bantu bahkan akan saya angkat lebih lanjut” ujar Masrial.

Masrial juga menjelaskan ciri-ciri pengguna narkoba kepada seluruh masyarakat desa pancur jaya yang hadir disitu, “ Sebagai orang tua mari kita perhatikan anak-anak kita, jangan sampai mereka terpengaruh dengan narkoba, jika kita melihat ciri-ciri dari mereka menggunakan narkoba sebaiknya lansung lapor ke pihak kepolisian, Anak itu nanti akan kami bina, Jangan sampai buah hati kita hancur masa depannya terpengaruh dengan bahaya narkoba”. Ucap Kapolsek Rupat.

Memasuki acara tanya jawab, Petrus (37) salah seorang warga dusun III putri IX yang bertanya “Bolehkah kami menebang pohon untuk dijadikan bahan pembangunan rumah kami” ujar Petrus.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh Babinkamtibmas pancur jaya “ Untuk menebang pohon milik bapak sendiri bahkan untuk membuat rumah itu tidak masalah, dan jika ingin dibawa masih disekitar sini itu tidak apa-apa yang penting kayu tersebut jelas dari kebun bapak dan ada surat keterangan dari desa. Jawab indrasyah singkat.

Yang terpenting jangan sampai kayu dari hutan lindung, dan juga kayu tersebut hanya untuk keperluan rumah sendiri atau keperluan masyarakat sekitar,  jangan sampai kayu tersebut dijual ke luar pulak, dan  menjadi mata pencaharian. Tambahnya.

Acara dilanjutkan dengan seksi tanya jawab dari masyarakat, tampak wajah ceria,mengerti dan puas dengan semua persoalan yang selama ini belum mereka ketahui dan pertanyakan.

Hasan Basri dalam kesempatannya mengatakan, “Kepada semua masyarakat jika kita mengalami masalah kecil seperti Perkelahian, KDRT, Merusak nama baik, sebaiknya janganlah kita langsung melapor ke kepolisian, kita selesaikanlah secara baik-baik, laporlah ke FKPM biar nanti FKPM bersama Babinkamtibmas yang menyelesaikan”. Ujar Kades Pancur Jaya.

Hasan Basri juga mengatakan “ Kami dari pemerintah desa pancur jaya juga akan menyiapkan anggaran berharap nanti kepada pihak kepolisian agar mau datang kesekolah Paud, MDA, dan SD untuk melakukan penyuluhan kepada anak usia dini, agar mereka bisa mengenal mana tentara mana polisi, selain itu bisa menambah pengetahuan anak tentang hukum, bahwa tidak boleh mencuri, berkelahi, merokok dan lain sebagainya “.Ungkap Kades.

Terdorong dari kuatnya persatuan dan keinginan yang ikhlas bersama, Acara Penyuluhan produk hukum dan bahaya narkoba bagi masyarakat desa pancur jaya tahun 2018 yang digelar di balai pertemuan, berjalan sukses dan resmi ditutup oleh Hasan Basri,ST Kepala Desa Pancur Jaya.

 Admin : Teddy ST


Komentar Pembaca

Tulis Komentar