PENYALURAN TAHAP 1 BLT-DD DESA PANCUR JAYA BERLANGSUNG LANCAR

PENYALURAN TAHAP 1 BLT-DD DESA PANCUR JAYA BERLANGSUNG LANCAR


Website Resmi Desa Pancur Jaya, Dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak dalam situasi Wabah COVID-19 saat ini, Pemerintah Desa Pancur Jaya kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap 1 yang bersumber dari Dana Desa (DD), di Balai Pertemuan Desa. Jumat (29/05/2020) Pagi.

 Hal ini sesuai dengan Surat keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Masyarakat Covid-19,  Peraturan mentri keuangan Nomor 35/PMK 07/2020 Tentang pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 dalam rangka penanganan Pandemic Corona Virus Dsease 2019 (covid-19) dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan Perekonomian Nasional. Peraturan Mentri Keuangan Nomor 50/PMK 07/2019 Tentang pengelolaan dana desa, Intruksi Mentri dalam negri Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (covid-19) di desa melalui APBDesa.

 

Sebanyak 113 Kepala Keluarga (KK) Desa Pancur Jaya Kecamatan Rupat mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT) – Dana Desa Secara simbolis, bantuan bagi masyarakat terdampak ekonomi akibat Covid-19 ini diserahkan langsung oleh Camat Rupat yang diwakili Oleh Refinor Sekretaris Camat, bersama Hasan Basri,ST Kepala desa pancur jaya, Kapolsek Rupat Briptu Syaidina Ali. SH, Kasi PMD Kecamatan Rupat Agafri S.E, M.Nurzan Ketua BPD, Iptu Wondo Susilo Bhabinsa dan Bripka Rio Asmar Bhabinkantibmas Pancur jaya.

Sistem penyaluran bantuan kepada warga Untuk menghindari Krumunan dan penyebaran Covid 19 di wilayah desa, warga yang di undang hadir mengambil bantuan ini hanya perwakilan saja, dengan menjaga protocol kesehatan yakni mencucui tangan pakai sabun, menjaga jarak dan wajib menggunakan masker, sedangkan untuk penerima BLT DD lainnya diserahkan langsung melalui Kepala dusun bersama Ketua RT/RW dan anggota Tim Relawan Covid Desa dengan mendatangi rumah ke rumah. 

Adapun dari 113 KK tersebut, secara rinci Hasan Basri dalam laporannya saat acara penyerahan bantuan secara simbolis tersebut mengatakan, "Jumlah penerima BLT Tahap I yang bersumber dari Dana Desa  untuk Dusun I sebanyak 25 KPM, Dusun II sebanyak 30 KPM, Dusun III sebanyak 31  KPM dan untuk Dusun IV sebanyak 27 KPM dengan total Anggaran Sebesar Rp.67.800.000", ungkapnya.

"Jumlah Kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT)- Dana Desa untuk setiap desa itu pasti berbeda, dari itu kami harap jangan hal ini dijadikan perbandingan dengan desa lainnya, namun yang Jelas besaran penyaluran diberikan dalam jangka waktu tiga bulan sebesar Rp 600.000 untuk bulan pertama sampai dengan bulan ketiga perkeluarga penerima manfaat (KPM) dan nantinya akan ada lagi APBDes Perubahan tentang kelanjutan penyaluaran bantuan Covid untuk Kedepannya". Jelasnya

"Penerima Bantuan Covid-19 BLT Tahap 1 yang bersumber dari dana desa pancur jaya merupakan daftar nama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah dilakukan pendataan oleh Tim Relawan Covid Desa  dan telah di Verifikasi ulang di Kantor Camat Rupat, untuk memastikan bahwa penerima BLT- Dana Desa memang benar belum mendapatkan bantuan apaun baik dari Kabupaten maupun Pusat".

‘Hasan Basri juga mengatakan "Jenis dan sumber bantuan yang masuk dari pemerintah kepada warga itu banyak, sehingga kami dari Pemerintah Desa yang bekerja sama dengan TKSK Kecamatan Rupat, Satgas Sembako Desa Pancur Jaya, Pendamping Desa dan  Relawan Covid desa harus bekerja ekstra melakukan pendataan dan Verifikasi data agar tidak ada warga yang mendapatkan bantuan ganda. Karena jika terdapat keluarga penerima manfaat (KPM) yang menerima bantuan yang dari sumber dana yang sama, maka Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT)-DD harus segera dikembalikan ke rekening Kas Desa (RKD)". tuturnya

“Saat ini adapun jumlah data penerima bantuan menurut sumbernya yang telah diterima warga Desa Pancur Jaya Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis diantaranya, Jumlah Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Post sebanyak 33 KPM, BST BRI sebanyak 2 KPM, BST BNI sebanyak 9 KPM, Penerima Bantuan BPNT PKH-NON PKH sebanyak 154 KPM, Penerima Bantuan BPNT Otonom Sebanyak 38 KPM, dan Penerima Bantuan BPNT KKS Perluasan sebanyak 24 KPM”. Jelas Kades.

Calon Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai Desa paling sedikit memenuhi criteria sebagai berikut, Keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa pancur jaya, Tidak termasuk penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Beras Otonom, Bantuan Sosial Tunai (BST), Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) dan Kartu Pra Kerja.

Selain itu warga yang berstatus PNS, BUMN/BUMD, Pegawai Kontrak Pemerintah, TNI/POLRI, Pengusaha Besar, Kepala Desa, Perangkat Desa yang terdiri dari Sekretaris Desa, KAUR/KASI, Kepala Dusun, bahkan BPD  juga tidak boleh menerima bantuan BLT-Dana Desa, serta warga yang belum memiliki Kartu Keluarga berdomisili di desa Pancur Jaya, juga tidak bisa diberikan bantuan melalui BLT DD, karena dkhawatirkan sudah terdata di desa asalnya, Oleh karena itu kami menghimbau kepada warga yang belum memiliki KK untuk segera mengurus KK nya agar bisa kita usulkan nanti di APBDes Perubahan kedepan.

Selain dari hal tersebut diatas, Bisa dikatakan hampir seluruh warga desa pancur jaya yang berhak mendapatkan Bantuan Covid bisa merasakan Bantuan dari pemerintah baik dari Desa, Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, Hal ini dikarenakan jumlah penduduk desa pancur jaya masih bisa tercover dalam jangkauan untuk mendapatkan bantuan melaui BLT-Dana Desa.

Sementara itu, Camat rupat yang diwakili oleh Sekcam rupat mengucapkan “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Pemerintah Desa serta stakeholder yang telah bekerja keras dalam menyiapkan kegiatan pembagian penyaluran BLT-Dana Desa ini. “Kami berharap BLT-Dana Desa yang diterima, tepat sasaran dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” ujarnya.

Kapolsek Rupat dalam kesempatannya “Saya minta agar masyarakat tetap tenang dan tidak menimbulkan kegaduhan dalam menyikapi bantuan BLT yang tersalur melalui dana desa ini. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui dana desa yang diperuntukkan bagi warga yang memang betul-betul membutuhkan akibat wabah pandemi Covid-19.

 

Pada kesempatan itu, Kapolsek rupat juga mengajak masyarakat untuk mematuhi Peraturan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial dalam upaya pencegahan Covid-19. Salah satu caranya, menghindari tempat kerumuman massa, mencuci tangan setelah berpergian dan selalu memakai masker jika di luar rumah”.

“Meski Sampai dengan saat ini untuk wilayah Rupat kita masih aman dan belum ada yang terkena Positif Covid, namun saya harap warga harus tetap menjaga protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah” Ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan penyaluran Simbolis BLT-Dana Desa kepada warga penerima dan penyaluran bantuan sembako sebanyak 16 Paket dari PT.Sumatera Riang Lestari Blok IV, Bantuan ini diperuntukan khusus kepada Lansia dan Warga yang Cacat/Lumpuh.

 

 

Usai Penyaluran simbolis di balai desa, Kades Pancur Jaya langsung ikut memantau penyaluran bantuan paket sembako dan Penyaluran BLT-Dana Desa di setiap dusun bersama Ketua BPD, Bhabin Kantibmas, Bhabinsa Pancur jaya, Kepala dusun, Ketua RT/RW dan Relawan Covid Desa, Alhamdulillah, Kegiatan ini berlangsung lancar dan kondusif.

“Semoga dengan diberikan bantuan ini, dapat meringankan beban warga yang sangat dirasakan dampak wabah covid-19 ini, dan kita semua bisa menjaga protocol kesehatan diri dan keluarga, tidak melakukan aktifias yang terlalu banyak diluar rumah, Cuci tangan sesering mungkin, selalu menggunakan masker, dan yang terpenting harus Tetap Sehat.

 

# Teddy,St


Komentar Pembaca

Tulis Komentar